Ke Mojokerto? Inilah Oleh-oleh Khasnya

Mampir ke kota yang menyimpan banyak sejarah Majapahit ini memang tidak lengkap jika tanpa membeli oleh-oleh khas Mojokerto. Mencari oleh-oleh yang khas dari kota tujuan memang yang paling dicari biasanya. Namun, sudah tahukah, kalau ke Mojokerto mau beli apa?

Oleh-oleh Khas Mojokerto

Ada berbagai macam produk yang bisa sobat Hayaa! beli ketika mampir ke kota yang satu ini. Cemilan dibawah ini mungkin sering kamu jumpai atau bahkan sulit untuk ditemukan meski datang ke Kota Mojokerto langsung. Nah, apa saja sih oleh-olehnya?

1. Onde-onde

Jajanan yang satu mungkin akan sedikit sulit untuk Sobat Hayaa! jumpai dipinggir jalan. Biasanya hanya dijual di warung kecil, di toko roti, atau pesan terlebih dahulu. Memang jajanan satu ini dibuat tanpa pengawet sehingga tidak bisa bertahan lama.

Namun, jangan khawatir. Sobat Hayaa! bisa mampir ke salah satu toko onde-onde, yang paling melegenda adalah onde-onde Bo Liem yang telah eksis sejak 1929. Terletak di Jalan Empu Nala nomor 43, onde-onde ini bisa kalian jadikan buah tangan saat singgah di Mojokerto.

2. Berbagai Macam Keripik

Salah satu yang paling mudah dijumpai adalah keripik. Bahkan ketika sobat Hayaa! datang ke Pacet – Mojokerto, kamu akan menemukan hampir disetiap sudut toko. Ada berbagai macam olahan yang dijadikan keripik, seperti ketela, ubi khas pacet, tahu, bahkan sampai buah-buahan.

Di Pacet -Mojokerto memang menjadi sentral produksi berbagai macam jenis keripik ini. Sehingga kalau mampir ke kota wisata ini pasti akan menjumpai banyak toko yang menjualnya. Salah satunya di dekat wisata Ubalan atau wisata Pemandian Air Panas.

3. Kerupuk Rambak

Kerupuk ini dibuat dari kulit sapi yang dikeringkan. Memiliki rasa yang gurih, membuatnya enak untuk dijadikan cemilan atau teman makan kamu. Kerupuk ini sering kali akan dijumpai saat Hari Raya. Hampir disetiap rumah akan menyuguhkan kerupuk yang satu ini.

Kerupuk rambak ini sangat mudah untuk ditemukan di Mojokerto, terutama di Kecamatan Trowulan dan jalan raya Kecamatan Bangsal. Kalian bisa membeli kerupuk rambak yang telah digoreng maupun yang masih berupa krecek (kerupuk mentah). Harganya gak menguras kantong kok.

4. Kerupuk Upil

Hehehe, bukan upil yang itu yaa. Memang nama kerupuk ini cukup unik. Tapi bahan pembuatannya bukan dari bahan-bahan yang aneh kok. Sama seperti yang sebelumnya, jangan sampai terlewatkan untuk membawa produk ini sebagai oleh-oleh yaa.

Berbeda dengan kerupuk pada umumnya, cara penggorengannya cukup unik. Tanpa menggunakan minyak goreng. Kerupuk ini digoreng menggunakan pasir yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan. Untuk memakannya bisa dengan sambal petis, cocok deh buat teman nyantai.

5. Keciput Wijen

Memiliki tampilan yang mirip dengan onde-onde. Biasanya juga disebut sebagai onde-onde pecah. Keciput wijen ini sering disebut sebagai versi kering dan mini dari onde-onde. Teksturnya yang renyah dan rasa yang gurih membuat siapapun yang memakannya tidak ingin berhenti mengunyah.

Jajanan kering yang satu ini juga wajib kalian coba ketika menyambangi bumi Majapahit. Keciput wijen sangat mudah ditemui di pasar swalayan, toko-toko kue, hingga pasar tradisional.

Carang Mas

Cemilan satu ini terbuat dari ketela ubi. Ubi yang kepsarah hingga menjadi potongan kecil, digoreng dengan minyak goreng panas yang sudah dicampur dengan gula pasir dan gula merah. Setelah digoreng, langsung dimasukan ke dalam cetakan.

Ada berbagai macam bentuk dari carangmas ini. Biasanya berbentuk pipih bulat. Warnanya sendiri ada yang ungu dan kuning, berbeda tergantung dari bahannya. Warna ungu berasal dari ubi ungu, dan warna kuning berasal dari ubi kuning atau putih yang terkena gula.

Nah, dari keenam daftar diatas, sobat Hayaa! sudah pernah coba yang mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *